Ethical Hacking

Ethical Hacking: Motivasi untuk Meretas

Ethical Hacking

Meskipun peretasan dianggap sebagai sesuatu yang disediakan untuk pemrogram, siapa pun dapat belajar cara meretas. Secara umum ada empat alasan utama mengapa orang melakukan peretasan:

  1. Untuk mendapatkan akses legal dan resmi ke sistem untuk menguji keamanannya, ekspos setiap kerentanan yang mungkin ada, dan perbaiki.
  2. Untuk mendapatkan akses ilegal ke dalam sistem karena rasa ingin tahu atau kebanggaan. Ini biasanya apa yang memotivasi sebagian besar peretas amatir yang hanya mengunduh alat siap pakai yang ada di internet.

    Peretas semacam itu biasanya disebut sebagai “script-kiddies,” dan mereka sering menargetkan organisasi dan sistem acak hanya untuk mengganggu. Sebagian besar acara hacking yang disorot media biasanya adalah script-kiddies yang mencari untuk kesempatan menjadi gangguan.
  3. Untuk mendapatkan akses tidak sah untuk secara jahat menghancurkan informasi atau merusak.
  4. Untuk mendapatkan akses ke sistem komputer untuk mencuri data dan menjualnya ke pihak lain. Perusahaan atau pemerintah biasanya mempekerjakan ini.

Terlepas dari apa motivasi teman-teman, selalu ingat bahwa ada banyak perbedaan cara untuk mempelajari cara meretas. Seiring kemajuan teknologi dan pengetahuan berkembang, hal-hal baru dan cara yang lebih efektif untuk menyerang atau melindungi sistem sedang dibuat.

Siapa pun yang memiliki Smartphone atau komputer perlu belajar cara meretas. Teman-teman harus termotivasi untuk mempelajari cara kerja perangkat dan sistem yang teman-teman miliki sendiri sehingga teman-teman dapat menyesuaikan dan membuat mereka lebih baik.

Jika teman-teman ingin melindungi diri dari peretas topi hitam, teman-teman harus mulai berpikir seperti peretas topi hitam. Ini berarti teman-teman harus mendapatkan pengetahuan yang relevan, memahami motivasi serangannya, dan alat yang dapat digunakan untuk melawan. Ini akan menjadi langkah pertama dalam memahami bagaimana membela diri dan bahkan meluncurkan serangan balik teman-teman sendiri.