Catatan Perkuliahan

Catatan Kecil: Sinonim, Antonim, & Hiponim dan Contohnya

Antonim

Antonim adalah kata yang berarti kebalikan dari kata lain. Misalnya, antonim dari ‘panas‘ adalah ‘dingin‘. Akar kata untuk kata ‘antonim‘ adalah kata ‘anti‘, yang berarti ‘melawan‘ atau ‘berlawanan‘, dan ‘onym‘, yang berarti ‘nama‘.

Contoh:

Kalimat pertama: ‘Aku suka hujan‘. Lalu kalimat kedua (antonimnya) adalah ‘Aku benci hujan‘.

Fungsi Antonim

Untuk lebih memahami arti sebuah kata, kita bisa melihat antonimnya, atau makna yang berlawanan dari kata tersebut. Misalnya, ambil kata ‘murung‘. Definisi ‘murung‘ adalah ‘murung yang muram‘ atau ‘cemberut‘.

Sinonim

Sinonim adalah kata-kata yang memiliki arti yang hampir sama.

Sebagai contoh:
Kemarin malam aku bertemu dengan Avril di Taman Tugu
Kemarin malam aku berjumpa dengan Avril di Taman Tugu

Keduanya memberikan penjelasan yang sama artinya dalam kata yang berbeda.

Hiponim

Dalam linguistik, Hiponim adalah istilah khusus yang digunakan untuk menunjuk anggota kelas yang lebih luas. Misalnya, bunga aster dan mawar adalah hiponim dari bunga. Juga disebut subtipe atau istilah bawahan.

Hubungan semantik antara setiap kata yang lebih spesifik (misalnya bunga aster dan mawar) dan istilah yang lebih luas (bunga) disebut hiponimi atau inklusi.

Hiponimi adalah istilah yang kurang akrab bagi kebanyakan orang daripada sinonim atau antonim, tetapi ini merujuk pada hubungan pengertian yang jauh lebih penting. Ini menggambarkan apa yang terjadi ketika teman-teman mengatakan ‘X adalah sejenis Y‘ – Mawar adalah sejenis bunga, atau sederhananya, Mawar adalah bunga.

Kesimpulan

  • Sinonim adalah kata-kata yang memiliki arti yang hampir sama
  • Antonim adalah kata-kata yang memiliki arti yang berlawanan.
  • Hiponim atau inklusi adalah kata-kata yang lebih spesifik (misalnya bunga aster dan mawar) dan istilah yang lebih luas (bunga).