Catatan Perkuliahan

Catatan Kecil: Jenis-jenis Internet Fraud

Catatan Perkuliahan

Menurut US Department of Justice (2001) jenis-jenis internetfraud antara lain:

Skema Lelang dan Retail Online

Skema ini berisi penawaran item-item bernilai tinggi yang mungkin menarik perhatian konsumen. Skema ini membujuk korbannya untuk mengirimkan sejumlah uang untuk mendapatkan item-item yang dijanjikan, tetapi kemudian pelaku tidak mengirimkan apa-apa atau mengirim hanya suatu item yang nilainya jauh lebih rendah dari yang dijanjikan.

Skema Peluang Bisnis work-at-home Online

Skema ini menggunakan internet untuk mempromosikan peluang bisnis yang memungkinkan seseorang memperoleh ribuan dolar dalam sebulan dengan “work-at-home“. Skema ini umumnya mensyaratkan korbannya untuk membayar dari uang pendaftaran sampai ratusan dollar atau lebih, akan tetapi kemudian pelaku tidak mengirimkan material atau informasi yang dibutuhkan untuk membuat peluang “work-at-home” itu berjalan.

Pencurian Identitas dan Fraud

Skema ini melibatkan pencurian identitas, yaitu memperoleh dan menggunakan data personal orang lain untuk melakukan fraud atau penipuan demi keuntungan ekonomis. Sebagai contoh, seorang pelaku memperoleh nama dan nomor social security sejumlah pejabat militer US dari web sites, dan kemudian menggunakan lebih dari seratus nama dan nomor tersebut untuk membuat aplikasi credit card via internet pada Delaware Bank

Skema Investasi Online

Skema investasi online ini umumnya berupa skema manipulasi pasar. Pelaku menggunakan dua metode untuk mencoba memanipulasi security market untuk kepentingan pribadi.

Metode pertama disebut “pump-and-dump”. Metode ini dilakukan dengan menyebarkan informasi yang salah sebagai usaha untuk menaikkan secara dramatis harga saham yang sedikit diperdagangkan atau saham dari shell companies (the “pump”).

Kemudian dengan segera pelaku menjual saham-saham yang mereka miliki (the “dump”) untuk merealisasikan profit substansial sebelum harga saham tersebut kembali pada tingkat yang rendah. Pembeli lain yang tidak sadar akan kesalahan informasi akan menjadi korban ketika harga saham kembali turun. Metode kedua disebut metode “scalping”.

Metode ini menggunakan pendekatan sejenis dengan metode pertama, yaitu dengan menyebarkan informasi yang salah dalam usaha untuk menurunkan harga saham perusahaan tertentu. Umumnya penyebaran informasi itu dilakukan dengan mengirimkan email ke sejumlah buletin internet.

Skema Kartu Kredit

Skema ini melibatkan penggunaan nomor kartu kredit yang diperoleh secara ilegal untuk memesan sejumlah barang atau jasa secara online.

Pembajakan Informasi

Fraud jenis ini dilakukan dengan membuat copy data ilegal dengan melanggar hak cipta.

Data yang dibajak dapat berupa data audio dan data visual seperti musik dan film. Data-data tersebut kemudian “dipajang” di internet yang kemudian bisa diakses dan di-download secara gratis.

Sebagai contoh copy film James Bond “The World is Not Enough” sudah tersedia di internet secara gratis sebelum release resmi film tersebut. Selain data audio dan visual, pembajakan software juga sering terjadi.

Secara global kerugian yang dialami perusahaan software akibat pembajakan ini mencapai 11,7 miliar dolar Amerika pada tahun 2000. Kerugian perusahaan software di Asia Pasifik mencapai lebih dari 4 miliar dolar Amerika pada tahun 2000 atau naik 1 miliar dolar Amerika dari tahun 1999.

Memang tidak semua pembajakan terjadi lewat internet, tetapi pencurian material hak cipta dengan men-download dari internet merupakan masalah yang perlu diperhatikan.

Skema Lain

Masih ada skema-skema lain yang merupakan internet fraud seperti multi level marketing dan lain-lain.